Makna hakiki dari perayaan hari raya lebaran Idhul Fitri


Alhamdulillah akhirnya bisa juga menjumpai hari kemenangan ditahun ini 1440H/2019M dan bersamaan dengan ini saya ucapkan selamat hari lebaran mohon maaf lahir & batin, Taqobbalallohu minna wa minkum

Seiring berjalannya waktu saya mulai memahami bahwa lebaran atau idhul fitri itu bukanlah hanya sekedar menunjukkan perubahan baru berupa lahiriyah seperti baju baru, sendal baru, dll

Teringat waktu masih kecil dulu, usia SD tepatnya Julianto kecil memahami bahwa jika lebaran itu wajib pake baju baru kalo tidak, berarti tidak lebaran sehingga tiap taun minta orang tua beli baju baru

Saat itu, kondisi orang tua saya bukanlah orang yang berpunya sehingga sempat beberapa lebaran tidak bisa beli baju baru sehingga saat lebaran saya tidak keluar rumah sama sekali karena malu dengan teman-teman yang sudah punya baju baru semua.

Sedih memang, namun Julianto kecil bisa mengerti keadaan tersebut dan menganggap semua baik-baik saja

Itu adalah cerita sekilas masa kecil saya, dan disini saya akan membahas makna lebaran dari sudut pandang yang lain

Coba kita renungkan apa hubungannya lebaran dengan baju baru? Jawabnya tidak ada hubungannya. Lalu kenapa pada umumnya masyarakat merayakan lebaran dengan menggunakan semua hal yang baru mulai dari baju, sandal, sepatu semuanya serba baru?

Tentu mereka punya alasan.

Namun, jika kita perhatikan makna lebaran idhul fitri itu bukan adalah merayakan kemenangan atas usaha kita selama bulan ramadhan untuk melawan hawa nafsu sehingga amal ibadah puasany diterima, banyak mengumpulkan pahala, banyak menghapus dosa dan menahan diri dari kemaksiatan.

Artinya apa? Jerih payah kita dibulan ramadhan itu puasa selama sebulan dan berhasil melaksanakannya itu merupakan suatu pencapaian yang harus dirayakan dengan penuh suka cita yaitu dengan merayakan idhul fitri dengan mengamalkan sunnah mengerjakan sholat idhul fitri.

Yang pantas merayakan lebaran idhul fitri adalah mereka yang dibulan ramadhan benar-benar mengerjakan ibadah puasa karena mereka bahagia bisa sukses mengerjakannya.

Ucapan yang benar ketika lebaran adalah "Taqobbalalohu minna wa minkum" yang artinya "semoga amal ibadah puasa kita dan kalian diterima oleh Alloh" ini menunjukkan bahwa lebaran itu adalah wujud syukur karena telah berhasil mengerjakan ibadah puasa ramadhan dan dengan ucapan tersebut kita dapat memahami bahwa kita berharap puasa kita diterima Alloh dan selanjutnya dibulan syawal ini Ketaqwaan yang merupakan tujuan dari puasa itu sendiri bisa kita raih. Aamiin

Komentar

Popular Posts