Dengan memahami diri sendiri kita bisa lebih peka memahami orang lain - DJoelianto MT
RESPONSIVE BILLBOARD ADS 970PX

Dengan memahami diri sendiri kita bisa lebih peka memahami orang lain



 Tak terasa bulan januaripun sudah habis, besok sudah memasuki bualan februari ini berarti 1/12 dari tahun 2019 sudah berkurang dan kesempatan kita juga tentu saja berkurang. Berbicara tentang diri sendiri maka sama halnya kita membicarakan kebutuhan tentang diri kita.

Perlu kita tahu bahwa yang mengerti kita adalah diri kita sendiri jadi tidaklah pantas jika kita memaksakan orang lain mengerti kita sedangkan kita tidak mengerti siapa diri kita.

Disini kita harus belajar memenuhi diri kita sendiri mulai dari hal yang sederhana sampai pada yang rumit. Kita harus bisa menyelesaikan semuanya tanpa terkecuali dan jangan biasakan kita menjadi beban bagi orang disekitar kita justru harus sebaliknya.

Jika sudah terbiasa memenuhi kebutuhan pribadi kita sendiri maka ketika kita diberi tanggung jawab untuk memenuhi diluar kebutuhan kita maka akan terasa ringan dan tanpa beban berat.

Bagaimana jadinya jika kebutuhan pribadi saja tidak bisa terpenuhi mau memenuhi kebutuhan diluar pribadinya? Jangan seperti lilin!

Berbahagialah jika kamu sekarang bisa mengerjakan apa saja sendiri sehingga jika suatu saat lingkungan kamu atau pasangan kamu tidak bisa membantumu karena suatu hal maka itu tidak menjadi masalah karena sudah terbiasa.

Intinya, kamu harus bisa memahami dirimu sendiri. Cukupilah keperluan pribadimu, bahagiakanlah dirimu, buatlah dirimu senyaman mungkin agar saat kamu membaginya dengan orang disekitarmu akan terasa ringan.

Jika belum mampu berumah tangga ya jangan dipaksa, belajarlah dari orang-orang yang sudah berumah tangga bagaiman mereka bisa menyelesaikan masalah yang ada.
Jika belum mampu beli rumah jangan dipaksa untuk ambil KPR jika buat kebutuhan sehari-hari saja masih keteteran tetaplah ngontrak tidak apa-apa karena tidak harus sengsara memikiran angsuaran tiap bualan selama 15 tahun. Dan lain sebagainya!

Jadi, itu semua yang tahu adalah diri kita bukan orang lain sehingga jika kita memang sayang dengan diri kita tentu saja tidak akan melakukan tindakan yang membuat diri kita sengsara.

Jika kita sudah faham dengan diri kita sendiri dari kelemahan dan kelebihannya maka kita tidak akan terlalu menuntut orang lain untuk memahami kita. Dan jika sudah seperti demikian kita akan lebih bisa memahami orang lain.


RESPONSIVE CONTENT ADS 650PX

0 Komentar